Jurus Ke 3 (Training dan Coaching Salesman)

Setelah jurus ke 2 pemetaan wilayah maka yang harus dilakukan adalah memberikan kan bekal kepada Salesman dengan training dan coaching yang tepat.
Training dan coaching apa yang tepat untuk salesman kita?
1. Cara menguasai wilayah yang benar
2. Cara prospecting yang benar
3. Skill Closing yang bagus
4. Promosi yang tepat sasaran

Dari 4 point di atas harus dilakukan oleh supervisor dan managernya.

Share:

Jurus Ke-2 (7 Jurus sakti meningkatkan penjualan)

Jurus Ke-2
Setelah kita mempunyai Sdm usia produktif
Maka langkah yang akan kita lakukan selanjutnya adalah Pemetaan Wilayah area cover by Zona marketing.
Kenapa harus di lakukan?
Pemetaan wilayah atau mapping itu sangatlah penting untuk membagi wilyah marketing salesman kita.
Jika tidak di bagi maka salesman kita tdk terfokus poda zona atau area tertentu. Mereka biasanya berkutat pada 1 area saja. Dan ini tdk efektif.
Contoh : koperasi anda mempunyai 5 salesman. Koperasi anda ada di kota magelang. Kebiasan salesman kita mereka akan terfokus pada 1 area marketing yg padat yaitu kota magelang. 5 salesman kita terfokus pada 1 titik saja,yaitu kota magelang. Salesman kita akan berebut sumber order hanya pada 1 area saja.

Denga mapping zona/area marketing maka salesman kita akan membuka sumber order dr wilayah baru.
Contoh :
1. Salesman Budi # Area Timur # 3 kecamatan A,B dan C # 12 desa
2. Salesman Agus # Area Barat # 3 kecamatan D,E dan F # 13 desa
3. Salesman Cecep # Area Utara # 3 kecamatan G,H dan I # 12 desa
4. Dan seterusnya...

Next Jurus ke 3

Share:

7 Jurus Sakti meningkatkan penjualan

7 jurus Sakti meningkatkan penjualan.

1. Jurus Pertama Sdm yang Berkualitas
Sdm marketing yang berkualitas dan produktif adalah sdm yang mempunyai usia antara 25-40 th. Usia tersebut adalah usia2 yg produktif
Dalam pencapaian target marketing Faktor utama adalah dari sdmnya
Bagaimana cara menciptakan Sdm yg berkualitas?
Seorang leader harus mempunyai basic dalam pelatihan/training sederhana.
Lakukanlah training2 kecil dalam sebulan sekali.
Contoh : simulasi cara2 prospecting calon nasabah

Share: